Resume materi PKKMB Day 1
Resume materi day 1 PKKMB Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (unusa)
Materi dari: Prof. Yudi Latief,MA.,PhD
KEHIDUPAN BERBANGSA, BERNEGARA, JATI DIRI BANGSA DAN PEMBINAAN KESADARAN BINA NEGARA
Kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia saat ini mengalami banyak perubahan yang menyentuh hampir ke seluruh aspek kehidupan. Perubahan tersebut menimbulkan tantangan sekaligus membawa kekhawatiran, terutama dalam menjaga persatuan, keutuhan, dan jati diri bangsa. Maka dari itu diperlukan upaya bersama untuk memperkuat nilai nilai dasar bangsa.
Jati diri bangsa indonesia sendiri tercermin dari:
- Pancasila (dasar negara) yang menjunjung kebenaran, keadilan, dan kesederhanaan
- UUD 1945 yaitu dengan landasan hukum kehidupan berbangsa dan bernegara
- NKRI dengan adanya bentuk negara yang menekankan persatuan
- Bhineka tunggal Ika dengan semboyan kesatuan dalam keberagaman
Tujuan bela negara sendiri yakni
- Melindungi negara dari ancaman kedaulatan Indonesia
- Mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa
- Meningkatkan ketahanan nasional menghadapi berbagai ancaman
Dengan memahami jati diri bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila,UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, setiap warga negara diharapkan mampu menjaga persatuan dalam keberagaman.
Materi dari: Mursyidul Ibad, S.KM, M.Kes
PENGELOLAAN LITERASI KEUANGAN
Literasi keuangan yang kuat merupakan fondasi krusial bagi kesejahteraan mahasiswa, tidak hanya selama masa kuliah tetapi juga jauh setelahnya.
Mahasiswa berada dimasa transisi pertama kali mengelola keuangan sendiri. Tantangannya seperti biaya kuliah, biaya hidup yang tinggi, keterbatasan penghasilan, tekanan gaya hidup, hingga risiko hutang.
Hutang pun bisa dikelola dengan baik, tujuannya sendiri adalah mencegah beban berlebihan, membangun reputasi baik, mengoptimalkan dana arus kas, meningkatkan kesempatan investasi, dan mencapai kemandirian finansial.
Adapun siklus finansial hidup yaitu:
1. Umur 1-20 tahun kita akan masih ketergantungan finansial yang artinya kita masih menggantungkan biaya sekolah pada orang tua dan lain lain
2. Umur 23-35 tahun kita akan mengalami fase pembelajaran finansial contohnya menabung untuk keperluan menikah atau investasi lainnya
3 Umur 35- 55 tahun dimana masa lebih produktif contohnya membangun usaha untuk mendapatkan income yang lebih besar lagi.
Tujuan utama menabung atau investasi sendiri adalah karena kita tidak bisa menghindari inflasi.
!iterasi keuangan adalah investasi strategis dalam membentuk mahasiswa yang bukan hanya pintar melalui akademis, tetapi juga cerdas dalam finansial. Dengan kolaborasi kampus, komunitas, dan individu, penguatan literasi keuangan akan mencetak generasi tangguh, mandiri, dan sejahtera hoisitik.
Materi dari: Dr. Pulung Siswantoyo, S.KM.,M.KES
STRATEGI MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENEMUKAN SOLUSI TERBAIK
Berpikir kritis adalah kemampuan penting untuk menganalisis informasi secara objektif, menilai secara rasional, dan menemukan solusi terbaik. Di era yang penuh dengan arus informasi, mahasisw maupun masyarakat perlu mengasah keterampilan ini agar tidak mudah terjebak pada opini tanpa dasar dan mampu mengambil keputusan yang tepat.
Kembangkan rasa ingin tahu: biasakan bertanya mengapa dan bagaimana untuk memahami akar masalah, bukan hanya gejalanya
Analisis dari berbagai perspektif: pertimbangkan pendapat dan alternatif solusi dari sudut pandang berbeda.
Latih penalaran logis: bedakan fakta, opini, dan asumsi. Kenali kesalahan !ogika dalam argumen
Belajar terus menerus: perbanyak membaca, ikut pelatihan, dan praktikkan pengetahuan baru dalam kehidupan nyata.
Dengan konsistensi , berpikir kritis akan tumbuh menjadi kebiasaan yang membantu seseorang lebih bijak, rasional dan siap menghadapi tantangan.
facebook:https://www.facebook.com/unusaofficialfb
instagram: https://www.instagram.com/unusa official/
youtube: https://www.youtube.com/@unusa official
twitter: https://x.com/unusa official?lang=en
tiktok: https://www.tiktok.com/@unusaofficial

Komentar
Posting Komentar